5 Fakta Menarik Hari Kemanusiaan Sedunia Setiap 19 Agustus

hari kemanusiaan sedunia

Modernis.co, Jakarta – Fakta menarik Hari Kemanusiaan Sedunia bikin kita sadar bahwa semua manusia dan pekerjaan yang dilakukannya adalah mulia dan penuh martabat. 

Terlebih bagi mereka yang bekerja di badan atau lembaga yang bertugas untuk misi kemanusiaan. Tidak jarang, para pekerja kemanusiaan justru mengalami situasi sulit dan mengancam nyawa.

Adanya mereka yang berada di garis depan misi kemanusian menjadi tanda bahwa kita saling membutuhkan. Oleh karenanya, setiap tanggal 19 Agustus diperingati sebagai Hari Kemanusiaan Sedunia.

Peringatan ini bukanlah hal yang berlebihan, justru ini adalah cara menghargai dan menghormati mereka para pekerja kemanusiaan yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menolong orang lain.

Berikut adalah 5 fakta menarik tentang Hari Kemanusiaan Sedunia:

1. Berawal dari Tragedi Bom di Baghdad

Hari Kemanusiaan Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2008 untuk mengenang serangan bom yang terjadi pada 19 Agustus 2003 di Hotel Canal, Baghdad, Irak. 

Peristiwa itu setidaknya menewaskan perwakilan khusus PBB di Irak, Sergio Vieira de Mello dan 22 orang staf kemanusiaan lainnya. 

Peristiwa tragis ini menyoroti risiko besar yang dihadapi oleh para pekerja kemanusiaan di seluruh dunia. Dimana mereka harus mempertaruhkan hal paling dasar sebagai makhluk hidup, yakni nyawa.

2. Peringatan Peristiwa Tragis, Namun Penuh Harapan

Meskipun hari ini ditetapkan untuk mengenang sebuah tragedi, pesan utamanya justru sangat penuh harapan. Lebih besar dari itu, kita diminta untuk mengingat bahwa semua pekerja itu terhormat. Terlebih yang bekerja untuk misi kemanusiaan.

Hari Kemanusiaan Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pekerjaan para pekerja kemanusiaan yang berani, dan juga untuk menginspirasi orang-orang untuk turut serta dalam gerakan kemanusiaan. 

Ini adalah pengingat bahwa di tengah penderitaan, selalu ada orang-orang yang siap mengulurkan tangan, yakni mereka pekerja kemanusiaan yang memiliki empati tertinggi.

3. Mengakui Beragam Pekerja Kemanusiaan

Peringatan ini tidak hanya ditujukan bagi staf PBB atau organisasi besar. Lebih dari itu, semua pekerjaan yang berhubungan dengan gerakan membantu dan memulihkan diakui sebagai pekerja kemanusiaan.

WHD mengakui peran penting dari semua pekerja kemanusiaan, seperti dokter, perawat, tim rescue, sukarelawan, hingga staf lokal yang bekerja di garis depan yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

Mereka datang di lokasi krisis baik itu bencana alam, daerah tertinggal, maupun perang sebagai pahlawan. Pekerja kemanusiaan paling awal datang dan paling akhir pulang, seolah mereka menganggap di tempat baru ada rumahnya dan keluarga barunya.

4. Setiap Tahun Memiliki Tema yang Berbeda

Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia selalu memiliki tema yang berbeda setiap pergantian tahun. Hal ini bisa terjadi, karena untuk menentukannya harus melihat tantangan kemanusiaan apa yang paling genting untuk dikampanyekan.

Beberapa tema sebelumnya berfokus pada perlindungan warga sipil, dampak perubahan iklim, dan ancaman yang dihadapi oleh pekerja kemanusiaan itu sendiri. 

Tema-tema ini membantu menyatukan upaya advokasi global dan kampanye kesadaran tentang pentingnya arti kemanusiaan yang harus selalu bahu membahu dan menolong sesama.

5. Merupakan Panggilan untuk Bertindak

Lebih dari sekadar peringatan, Hari Kemanusiaan Sedunia adalah panggilan global untuk bertindak. Peringatan ini mengajak kita semua untuk mendukung aksi kemanusiaan, baik dengan menyumbang, menyebarkan informasi, atau menjadi sukarelawan. 

Ini adalah pengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam membantu sesama, dan bahwa solidaritas global adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Hari Kemanusiaan Sedunia. Dunia harus mengetahui dan mengingat setiap jasa yang mereka berikan untuk membuat senyum pada manusia yang sedang dilanda hal terduga.

Dengan mengingat dan menghargai pengorbanan para pekerja kemanusiaan, kita dapat lebih memahami pentingnya aksi kemanusiaan dan bersatu untuk membangun masa depan yang lebih aman bagi semua. (IF)

editor
editor

salam hangat

Leave a Comment